Tipe – tipe operand
1.
Pengertian Operand
Operand adalah sebuah objek yang ada pada operasi matematika yang dapat
digunakan untuk melakukan operasi. Operand atau operator dalam bahasa C
berbentuk simbol bukan berbentuk keyword atau kata yang biasa ada di bahasa
pemrograman lain. Simbol yang digunakan bukan karakter yang ada
dalam abjad tapi ada pada keyboard kita seperti = ,* dan sebagainya.
dalam abjad tapi ada pada keyboard kita seperti = ,* dan sebagainya.
2.
Tipe Operand
a.
Tipe Data
Tipe Data setiap data memiliki tipe data, apakah merupakan angka bulat
(integer), angka biasa (real), atau berupa karakter (char), dan sebagainya.
Ada dua kategori dari tipe data yaitu tipe dasar dan tipe
bentukan.
1)
Tipe dasar adalah tipe data yang selalu tersedia pada setiap
bahasa pemograman, antara lain :
a)
Bilangan bulat
Ø
Integer (-32768 s/d +32768)
Bilangan atau angka yang tidak memiliki titik desimal atau pecahan
seperti +10,-1024,+32767,+255. Tipe data ini dapat ditulisakan sebagai integer
atau int. Operasi aritmatiknya terdiri dari : tambah +, kurang -, kali *, bagi
/, sisa hasil bagi %. Operasi
Pembandingan terdiri dari : lebih kecil <, lebih kecil atau sama , lebih besar atau sama >=
Pembandingan terdiri dari : lebih kecil <, lebih kecil atau sama , lebih besar atau sama >=
Ø
Long (-16 juta s/d16 juta)
Ø
Byte (0 s/d 255)
b)
Bilangan pecahan
Ø
Double (3,7×10-308 s/d 3,7×10+308)
Ø
Float (3,4×10-38 s/d 3,4×10+38)
c)
Karakter
Karakter adalah data tunggal yang mewakili semua huruf, simbol baca dan juga simbol angka yang tidak dapat dioperasikan secara sistematis.Tipe ini dapat dituliskan sebagai char.
Karakter adalah data tunggal yang mewakili semua huruf, simbol baca dan juga simbol angka yang tidak dapat dioperasikan secara sistematis.Tipe ini dapat dituliskan sebagai char.
2)
Tipe bentukan adalah tipe data yang dibentuk dari kombinisasi tipe
dasar, antara lain :
a)
Array (larik)
Selama ini kita
menggunakan satu variabel untuk menyimpan 1 buah nilai dengan tipe data
tertentu.
misalnya : int
a1,a2,a3,a4,a5;
Deklarasi variabel
diatas menggunakan menyimpan 5 data integer dimana masing-masing variabel
diberi nama a1,a2,a3,a4,a5. Jika kita memiliki 10 data integer atau mungkin 100
data integer bahkan mungkin kita tidak ketahui atau mungkin bersifat dinamis. Saat
ini lah kita menggunakan tipe bentukan Array.
Array adalah tipe
data bentukan yang merupakan wadah untuk menampung beberapa nilai data yang
sejenis
b)
String
String adalah tipe
data bentukan yang merupakan deretan karakter yang membentuk satu kata atau
satu kalimat, yang biasanya dapat dua tanda kutip.
b.
Variabel
Variabel adalah nama yang mewakili sutau elemen data seperti : jenkel
untuk jenis kelamin, t4lahir untuk tempat lahir, alamat unutk alamat dan sebagainya.
Ada aturan tertentu yang wajib diikuti dalam pemberian nama variabel, antara
lain :
Ø
Harus dimulai dengan abjad tidak boleh dengan angka atau simbol.
Ø
Tidak boleh ada spasi diantaranya
Ø
Jangan menggunakan simbol-simbol yang bisa membingungkan seperti titik
dua, titik koma, kima, dan sebagainya.
Ø
Sebaiknya memiliki arti yang sesuai dengan elemen data
Ø
Sebaiknya tidak terlalu panjang
Contoh variabel yang bernar : Nama, Alamat, Nilai_Ujian
Contoh Variabel yang salah : 4XYZ,IP rata, Var :+xy,458;
c.
Operator dan Operand
Operand adalah data, tetapan, perubah atau hasil dari suatu fungsi
sedangkan Operator merupakan simbol-simbol yang memiliki fungsi untuk menghubungkan
operand sehingga menjadi tranformasi.
Jenis-jenis operator adalah sebagai berikut :
Jenis-jenis operator adalah sebagai berikut :
Ø
Operator Aritmetika
Operator untuk melakukan fungsi aritmetika seperti :
+(penjumlahan), – (mengurangkan), * (mengalikan), / (membagi).
Ø
Operator relational
Operator untuk menyatakan relasi atau perbandingan antara dua operand,
seperti > (lebih besr), =(lebih besar atau sama), <= (lebih kecil atau
sama), == (sama), != (tidak sama).
Ø
Operator Logik
Operator untuk merelasikan operand secara logis seperti &&
(and), || (or), !(not).